![]() |
| Investasi Arab Saudi Melonjak |
TheKhalifa.ID - Geliat ekonomi Arab Saudi kembali menunjukkan tren yang mengesankan. Kementerian Investasi Kerajaan melaporkan penerbitan 9.018 izin investasi baru sepanjang kuartal kedua 2026 — melonjak 252 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.
Angka ini tertuang dalam laporan bertajuk "Economic & Investment Monitor, Saudi Arabia Q2 2026" yang baru dirilis. Menariknya, sebagian besar izin tersebut terkonsentrasi pada tiga sektor utama: perdagangan grosir dan ritel, konstruksi, serta manufaktur, yang secara gabungan menyumbang sekitar 66 persen dari total izin yang diterbitkan pada kuartal tersebut.
Bagian dari Strategi Investasi Nasional
Lonjakan ini bukan kebetulan. Ia sejalan dengan Strategi Investasi Nasional Arab Saudi yang menargetkan tiga kali lipat volume investasi antara 2019 hingga 2030, sekaligus mendongkrak investasi asing langsung lebih dari 20 kali lipat hingga mencapai SR388 miliar atau setara 103,5 miliar dolar AS pada 2030.
Strategi ini juga menargetkan kontribusi investasi terhadap produk domestik bruto naik dari 22 persen pada 2019 menjadi 30 persen pada 2030, dengan sektor-sektor prioritas meliputi energi hijau, teknologi, kesehatan, bioteknologi, mobilitas canggih, hingga logistik. Laporan tersebut menyebut tren ini sebagai bukti meningkatnya kepercayaan investor terhadap iklim investasi Kerajaan, sejalan dengan tujuan Visi Saudi 2030 untuk menjadikan negara ini destinasi investasi terkemuka dunia.
Layanan Investor Makin Diperkuat
Di sisi layanan, Kementerian Investasi turut memperkuat dukungan bagi para investor. Sepanjang kuartal kedua 2026, kementerian memberikan lebih dari 26.000 layanan lewat One-Stop Shop Center, di atas 83.000 layanan melalui pusat-pusat pendampingan, serta lebih dari 70.000 layanan lewat situs resminya.
Kementerian juga aktif berpartisipasi dalam berbagai forum investasi baik di dalam maupun luar negeri, sekaligus terus memperkuat kerangka regulasi bersama lembaga pemerintah terkait guna menciptakan iklim investasi yang lebih aman dan kompetitif.
- 9.018 izin investasi terbit pada kuartal II 2026, naik 252% dari tahun sebelumnya.
- Perdagangan, konstruksi, dan manufaktur menyumbang 66% dari total izin.
- Target 2030: investasi tiga kali lipat dan kontribusi investasi terhadap PDB naik jadi 30%.
Relevansi bagi Ekonomi Umat
Bagi umat Muslim Indonesia, pertumbuhan investasi di Arab Saudi ini menarik dicermati bukan sekadar sebagai berita ekonomi global, tetapi juga sebagai gambaran bagaimana sebuah negara Muslim besar berupaya keluar dari ketergantungan pada satu sektor menuju ekonomi yang lebih beragam dan berkelanjutan. Semangat diversifikasi semacam ini sejalan dengan nilai-nilai kemandirian ekonomi yang juga terus digaungkan dalam pengembangan ekonomi syariah di Tanah Air, mulai dari sektor halal, keuangan syariah, hingga UMKM berbasis komunitas Muslim.
Sumber: Arab News
