![]() |
| Damage outside entrance of the mosque in Phyllis Avenue, Peacehaven, East Sussex, after an arson attack in October 2025. Photograph: Jamie Lashmar/PA |
Komunitas Muslim di Inggris menghadapi gelombang kejahatan kebencian yang terus meningkat, sementara dana keamanan yang dijanjikan pemerintah untuk melindungi mereka justru terhambat proses birokrasi yang panjang.
70 Serangan dalam Setahun
British Muslim Trust (BMT) mencatat sedikitnya 70 serangan terhadap tempat ibadah Muslim di seluruh Inggris dalam 12 bulan terakhir hingga Juli 2026 — rata-rata satu masjid diserang setiap lima hari. Insiden yang tercatat mencakup vandalisme dan intimidasi.
Di antara kasus yang tercatat adalah serangan pembakaran (arson) di Masjid Peacehaven, East Sussex, pada bulan Oktober, serta insiden di sebuah masjid di Bristol tempat bacon sengaja diletakkan saat salat Jumat pada minggu pertama Ramadan bulan Februari. Sebagian insiden lain dikategorikan sebagai "pelecehan daring", yang menurut BMT dalam beberapa kasus terjadi setelah komunitas membagikan kabar bahwa sebuah serangan telah terjadi, lalu mendapat serangan balik di media sosial.
Dana Keamanan Tersendat
Organisasi yang mencatat insiden kebencian anti-Muslim ini mengeluhkan bahwa masjid-masjid harus "menunggu berbulan-bulan" untuk dana keamanan yang telah dijanjikan pemerintah — dalam beberapa kasus hingga 18 bulan. Skema tersebut memungkinkan masjid mengajukan dana untuk langkah-langkah keamanan fisik seperti CCTV, alarm, pagar, dan jasa personel keamanan.
Panduan resmi Home Office menyatakan masjid seharusnya mengajukan dana "langkah-langkah keamanan" jika mereka pernah mengalami atau merasa rentan terhadap kejahatan kebencian, atau jika ada kejahatan kebencian di area tersebut yang menyasar tempat ibadah lain atau jemaahnya. Panduan itu memperingatkan bahwa aplikasi yang "tidak menyertakan bukti kuat atau tidak menjelaskan risiko secara jelas" kemungkinan besar tidak akan berhasil.
Ahmed sebelumnya telah mendesak para menteri untuk menghapus persyaratan ini, dengan mengatakan hal tersebut menciptakan hambatan yang signifikan dalam mengakses bantuan. British Muslim Trust menyebut masjid-masjid yang mengajukan pendanaan menganggap skema ini sulit diakses, dengan sebagian menunggu hingga 18 bulan untuk menerima dana.
Data Resmi Menunjukkan Tren Meningkat
Data tahunan pemerintah terbaru mengenai kejahatan kebencian berbasis agama yang tercatat polisi di Inggris dan Wales, yang dipublikasikan Home Office pada Oktober, menunjukkan kejahatan kebencian anti-Muslim naik hampir seperlima, dari 2.690 kasus yang tercatat dalam 12 bulan hingga Maret 2024 menjadi 3.199 kasus pada tahun yang berakhir Maret 2025.
Minggu ini menandai satu tahun sejak BMT ditunjuk untuk menerima investasi dari dana pemerintah terkait penanggulangan kebencian.
Tanggapan Pemerintah
Juru bicara Home Office menyatakan: "Pemerintah ini telah meningkatkan pendanaan untuk keamanan protektif di masjid, sekolah keagamaan Muslim, dan pusat komunitas ke level rekor — hingga £40 juta pada 2026-27." Juru bicara tersebut menambahkan bahwa pihaknya "sedang berupaya memproses semua aplikasi secepat mungkin."
Sumber: The Guardian
